4/20/2009

Sifat Khodam

Saya yakin, sebagian dari Anda menjadi takut mempelajari ilmu gaib setelah tahu bahwa kekuatannya sebetulnya berasal dari makhluk gaib (khodam). Ketahuilah bahwa jin yang menjadi khodam suatu ilmu berbeda sifatnya dengan jin pengganggu. Khodam adalah jin yang bersifat pasif. Dia tidak bisa mempengaruhi pikiran Anda dan tidak bisa menampakan diri.

Meskipun khodam selalu mengikuti Anda, dia tidak akan berkomentar apapun tentang tindakan Anda. Khodam juga tidak bisa berkomunikasi dengan Anda, kecuali Anda menguasai ilmu untuk berkomunikasi dengan khodam. Jadi intinya, meskipun ratusan khodam mengikuti Anda, Anda tetaplah diri Anda yang merdeka, boleh melakukan apa saja sesuka hati. Anda tidak perlu takut dengan khodam karena khodam sepenuhnya hanya akan membantu Anda tanpa minta imblan dan tidak mengganggu.
Mengapa harus puasa dan baca mantra?
Hakekat puasa dalam ilmu gaib adalah untuk mempermudah penyatuan khodam
dengan pemilik ilmu. Bukan berarti tanpa puasa ilmu tidak bisa dikuasai. Jika ada guru sakti yang bersedia mengisi Anda, maka Anda langsung bisa memiliki ilmu tanpa melelui proses puasa/ritual. Kekuatan hasil pengisian tergantung seberapa besar kesaktian guru yang mengisi Anda. Sedangkan jika Anda puasa/ritual sendiri, maka kekuatan yang dihasilkan tergantung penghayatan dan kesungguhan Anda dalam menjalani puasa/ritual.

Mantra adalah sarana untuk memanggil khodam. Saat Anda membaca mantra, beberapa khodam yang sifatnya sama dengan mantra yang Anda baca langsung datang mengitari Anda. Khodam-khodam itu tidak bisa lagsung bersatu dengan tubuh Anda karena berlainan materi penyusun tubuh. Jin terbuat dari api (panas) dan Anda terbuat dari tanah (netral), maka agar mempermudah penyatuan khodam dengan diri Anda, anda harus mengosongkan perut hingga tubuh Anda lemah dan terasa panas.

Lemahnya tubuh Anda saat berpuasa juga mempermudah penyatuan khodam. Logikanya, tubuh lemah adalah karena kekurangan energi, maka ada kesempatan bagi khodam untuk mengisi kekurangan energi di tubuh Anda. Ilmu yang sudah ada pada diri Anda bisa bertambah kuat dan juga bisa melemah tergantung kerajinan Anda dalam merawat ilmu tersebut. Merawat ilmu sama artinya dengan menjaga hubungan antara khodam dan Anda. Semakin kuat ikatan antara Anda dan khodam, kekuatan ilmu Anda semakin kuat. Cara merawat suatu ilmu adalah dengan membaca mantranya rutin pada waktu yang ditentukan. Semakin khusyuk dan banyak wirid mantra maka semakin besar pula kekuatan ilmu Anda.

Ini adalah "diantara" salah satu tata cara yang disebut
sebagai "Hadoroh" atau "Hadorotan"atau "Tawassulan". Yakni juga disebut sebagai pembacaan hadiah Al Fatihah yang berguna untuk menyambung "Tali Ruhani" kepada para Ahli Hikmah terdahulu, sehingga membuat amalan menjadi lebih terjaga, bermakna,dan mustajab, dengan izin Allah.
Amalan ini biasanya dibaca ketika setelah sholat dan sebelum mengamalkan suatu materi keilmuan

1.Hadiah Fatihah kepada Kanjeng Rasulullah SAW
Ila hadrotin nabiyyil mustofa sayidina wa maulana Muhammadin,... Al - Fatihah 1x.
2. Hadiah Fatihah kepada 4 malaikat, dan para malaikat penjaga
Wa ila hadroti malaikatil jibriil wa mika-il wa isrofil wa `izroil wal malaikatil muqorrobin wal karubiyyin syai-u lillaahi lahumul fatihah,... Al Fatihah 1x
3. Hadiah Fatihah kepada 4 sahabat,
Wa ila hadroti sadatina khulafaur rosyidin, abi bakrin, wa umar, wa utsman, wa ali,syai-u
lillahi lahumul fatihah, ...Al Fatihah 1x
4. Hadiah Fatihah kepada para wali,
Wa ila hadroti quthbur robbani syaikh `abdul qodiril jailani , syaikh ahmad bin `ali albuni, syaikh ahmad addrobi as syafi`i, syaikh tilmisani maghribi, syeikh abi hasan as syadzili, al imam ghozali, wal masya-ikhina, wal waliyyina, syai-u lillahi lahumul fatihah, ...Al Fatihah 1x
5. Hadiah fatihah kepada para guru2 pribadinya masing2,
wa ila hadroti ...... (sebut nama2 gurunya yg mengajarkan ilmu2 batin) syai-u lillahi lahumul fatihah, ...Al Fatihah 1x
6. Hadiah Fatihah kepada Ibu Bapak, muslimin wal muslimat,
wa ila hadroti abi wa ummi, wal muslimiina wal muslimati, syai-u lillahi lahumul fatihah, ...Al Fatihah 1x
7. Hadiah Fatihah kepada diri kita sendiri, dan kepada qorin
wa `ala nafsi (sebut namanya sendiri) wal qorini, wa sadulur papat lima pancer syai-u lillahi lahumul fatihah, ... Al Fatihah 1x
8. Hadiah fatihah atas hajat pribadi,
wa ilal hajati... (sebut keinginannya) ...Al Fatihah 1x
9. Hadiah fatihah kepada pemegang "kunci hikmah"
- Bi mu`jizati sayidina khidir alaihis salam ,... Al Fatihah 1x
-Wa bibarokati sayidina khidir alaihis salam, ...Al Fatihah 1x
-Wa ila ruhi sayidina khidir alaihis salam, ...Al Fatihah 1x

Dilanjut dengan membaca "kunci hikmah"
- Astagfirullohal `azhiim 3x
- A`uzubillahimina syaithonir rojim 3x
- Bismillahirrahmanirrahim 3x
- Kalimat Syahadat 3x
- Solawat yg disukai 3x
- Inna lillahi wa inna ilaihi ro-jiun 3x
- La haula wala quwwata illa billahil `aliyyil `azhiim 3x
Dilanjut lagi membaca 4 Raja Quran
- Al Fatihah 1x
- Al Ikhlas 3x
- Al Falaq 1x
- An Nas 1x
- Dilanjut dengan membaca Tahlil, La ilaha illallah 21x/100x



Read More......

Hakekat dan sumber kekuatan ilmu gaib

Di dunia ini, ada orang-orang diberi kelebihan oleh Tuhan hingga punya kemampaun supranatural meskipun dia tidak pernah belajar. Ada pula orang yang diberi kemudahan untuk mempelajari berbagai ilmu sehingga ia bisa punya banyak kemampuan dalam waktu singkat. Ada juga orang yang kesulitan dalam mempelajari ilmu, padahal dia sudah tekun berusaha. Jika Anda termasuk golongan yang terakhir, maka jangan pesimis dulu. Masih banyak jalan untuk membuka pintu keilmuan Anda.

Banyak orang belajar ilmu gaib selama bertahun-tahun, tetapi tidak ada hasil yang memuaskan. Kegagalan itu bisa saja terjadi karena ilmu yang dipelajari sudah tidak asli tata-caranya atau mempelajari ilmu palsu. Sesungguhnya hati Anda hanya bisa terbuka oleh usaha Anda sendiri. Orang lain hanya bisa membantu mengarahkan dan memberi tahu caranya. Sebab kegagalan lainnya adalah ketidaktahuan akan hakekat ilmu yang dipelajarinya. Orang yang belajar ilmu gaib seharusnya tahu "dari mana sumber kekuatan ilmu gaib dan bagaimana proses atau cara kerja ilmu gaib".

Sumber Kemampuan Supranatural
Aliran hikmah dan kejawen sepakat bahwa sumber kekuatan ilmu gaib adalah khodam. Namun kedua aliran tersebut berbeda pendapat mengenai pengertian khodam. Aliran kejawen beranggapan bahwa khodam atau prewangan adalah jenis makhluk tertentu yang memang diciptakan Tuhan untuk membantu manusia.

Menurut faham kejawen, khodam bukanlah jin dan bukanlah malaikat, melainkan makhluk gaib khusus yang berfungsi menimbulkan kekuatan supranatural pada manusia sakti atau benda bertuah.
Sedangkan aliran hikmah yakin bahwa "khodam" sebetulnya hanyalah julukan bagi Jin atau Malaikat yang membantu manusia. Pendapat ini setidaknya bedasarkan dua alasan sebagai berikut:

Pertama, Khodam dalam bahasa Arab berarti pembantu, penjaga atau pengawal yang selalu mengikuti. Dalam bahasa arab pembantu rumah tangga, sopir, tukang kebun dan body guard juga bisa disebut sebagai khodam.

Kedua, Bukankah dalam Al-Quran sudah diterangkan bahwa Allah hanya menciptakan hambanya dalam tiga bentuk saja, yaitu: Malaikat, Manusia dan Jin. Kalaupun ada yang istilah "khodam", maka tidak lain hanyalah nama alias untuk ketiga jenis makhluk tersebut. Seperti halnya "setan", sebetulnya bukanlah jenis mahluk, melainkan hanya julukan bagi jin dan manusia yang suka berbuat kejahatan.

Keajaiban yang ditimbulkan oleh ilmu gaib berbeda dengan mukzijat. Perbedaannya terletak pada prosesnya dan siapa yang menerimanya. Mukzijat hanya diterima oleh nabi/rasul dan prosesnya tanpa perantara, tidak ada perantara malaikat/jin yang menyebabkan nabi Musa bisa membelah lautan dan tongkatnya menjadi ular. Kejadian mukjizat langsung dari perintah Allah "kun fa yakun!". Mukjizat tidak bisa dipelajari atau diusahakan oleh manusia, termasuk nabi, nabi hanya menerima dan tidak berkuasa menolak kekuasaan Allah.

Sedangkan keajaiban yang ditimbulkan ilmu gaib sebenarnya adalah fungsi khodam yang sudah menyatu dengan pemilik ilmu gaib. Misalnya orang yang kulitnya kebal senjata tajam, sebetulnya kulitnya diselimuti enegi gaib oleh khodam sehingga senjata yang hendak menyentuh kulit terhalang dan tidak bisa menembus. Proses ini serupa dengan atmosfer bumi yang ketika ada meteor jauh maka akan mengalami gesekan hingga meteor terbakar dan habis, dengan begitu mahluk bumi menjadi aman dari meteor yang berjatuhan.

Ilmu Gaib bisa dipelajari atau diusahakan. Usaha untuk memperoleh ilmu gaib bisa dengan puasa, wirid mantra, meditasi, pengisian (bila ada guru) dan lain-lain. Khodam yang akan menjadi ruh ilmu gaib pun berbeda-beda tergantung jenis ilmu dan siapa yang mengamalkan ilmu tersebut. Untuk amalan yang murni bersumber dari Al-Quran, IsyaAllah, khodamnya adalah malaikat. Ilmu Kejawen, kebanyakan berkhodam Jin muslim atau jin non-muslim tergantung siapa yang mengamalkannya dan niat memiliki ilmu tersebut.

Read More......

4/19/2009

Foto Hasil Edit Photoshop
























Read More......

4/18/2009

NANEMAKEN PENDIDIKAN AGAMI WONTEN ING KELUARGA

Bismilahirrohman nirrohim;
Assalammu'alaikum Wr. Wb.

Bapak-ibu ingkang pantes sinuba ing sagunging pakurmatan
Poro rawuh, kakung sumowono putri ingkang sinumbo sinukerto.
Sedoyo rencang ingkang tansah kawulo tresnani.
Sepindah sedoyo pamuji syukur sumonggo tansah kito haturaken dumateng ngarsanipun Gusti Allah SWT., awit saking sedoyo kanugrahan, arupi kewarasan ugi keslametan, sehinggo kito sedoyo saget makempal wonten ing pelenggahan meniko, kanthi mboten alangan soho rubedo.
Kaping kalihipun, sholawat soho salam mboten kesupen sumonggo tansah kito haturaken ugi dumateng junjungan kito, Nabi agung Muhammad SAW., ingkang sampun mbikak jembaripun mergi kesaenan, kanthi cemlorotipun cahyo agami.
Mugi-mugi kanthi sholawat puniko, kito sedoyo saget kerasuk umat ingkang dipun
paringi syafa’at wonten ing dinten kiamat sakmangke. Amin.

Bapak-ibu ingkang pantes sinuba ing sagunging pakurmatan
Obaing jaman wonten ing dunyo dumugi wekdal sakpuniko, ingkang aran dados jaman globalisasi, nyatanipun sampun ngasilaken kahanan ingkang benten, ing antawisipun jaman rumiyin pra-globalisasi kaliyan jaman sakpuniko.wujudipun arupi owahipun tatanan toto krami ugi pasrawungan utaminipun dumateng kalangan taruno bongso kito.
Saget kito persani bilih sak puniko kathah perkawis-perkawis ingkang tebih saking toto aturan: miras, narkoba, pasrawungan ingkang bebas ing antawasipun tiyang kakung lan estri, dumateng toto lampah ingkang mboten sae sanesipun. Pertondo-pertondo puniko anuduhaken bilih wonten satunggaling wucalan agami arupi toto aturan ingkang mboten dipun kawigatosaken, langkung-langkung dipun ugemi.

Bapak-ibu ingkang pantes sinuba ing sagunging pakurmatan
Kahanan-kahanan ingkang sampun kasebat puniko wau, sejatosipun dipun sebabaken dening media audiovisual utavi televisi, nyoto ageng pengaruhipun wonten ing gesang saben dintenipun. Tontonan ingkang dipun suguhake puniko nyoto –sekedik punopo kathah- paring piwucalan toto lampah ingkang sejatosipun perkawis puniko estu tebih saking piwucalan akhlak agami Islam. Kahanan puniko saget dipun persani saking tontonan ingkang awujud kekerasan, pornografi, pornoaksi ingkang kathah dipun minati dening kadang taruno tinimbang midangetaken piwulangan agami, langkung - langkung nindaaken piwulangan agami puniko ing lebete gesang. Keporo malah kadang taruno puniko wau langkung mituhu dumateng nasehat-nasehat ingkang dipun wedarken saking TV tinimbang nasehat tiyang sepuhipun piyambak.

Bapak-ibu ingkang pantes sinuba ing sagunging pakurmatan
Sejatosipun kito sedoyo sampun gadhah pepeling bilih wontenipun anak turun ingkang saget ndadosaken fitnah dumateng tiyang sepuhipun piyambak. Gusti Allah ingkang Moho Kuwaos, dawuh wonten ing pustoko suci al_qur’an serat at- Thaghabun ayat 14:
Artosipun: “He wong-wong kang podho iman, saktemene ing antarane bojo sira kabeh lan anak turun siro kebeh, ono kang bakal dadi musuh kanggo siro. Mulo podho ngati-ngatiyo siro kabeh tumrap bojo lan anak siro. Lan anak arikalane siro weneh ngapuro lan ora duko saktemene Allah Moho Welas lan Moho Asih”.
Ugi saking babakan puniko kito sedoyo dipun paringi pepeling supados njagi, ugi ngatos-ngatos anggenipun nggulowentah keluargo supados mboten kenging azab neroko. Allah ingkang Moho Kuwaos ugi sampun dawuh wonten ing pustoko suci al- Qur’an serat at-Tahrim ayat 6:
Artosipun: “He wong-wong kang podho iman, njogo siro kabeh tumrap awak-awaksiro ugo keluargo saking sikso neroko”.

Bapak-ibu ingkang pantes sinuba ing sagunging pakurmatan
Salah satunggaling coro kangge njagi keluargo kito nggih puniko mawi pendidikan ingkang dituju dumateng piwulangipun gusti Allah SWT.
Setunggal, nanemaken nilai-nilai agami tumrap lare-lare awit alitipun.
Nanemaken nilai-nilai akidah, nilai-nilai ibadah, nilai akhlak kedah pun tanem wiwit alit kanthi maringi piwucalan ngelmu kados ingkang sampun kasebat kolo wau. Lan mboten kalah pentingipun inggih puniko supados mbiasaken lare-lare anggenipun ngelampahi aktifitas-aktifitas islami wonten ing saben-saben (aspek) gesangipun.
Kalungguhan tiyang sepuh ing mriki inggih puniko paring tulodho tumrap larenipun. Kanthi nenemaken nilai-nilai agami puniko supados lare-lare saget memilah ugi memilih pundit prekawis ingkang halal lan pundit prekawis ingkang haram. Sehinggo lare-lare puniko mboten gampil anggenipun kabeto arus globalisasi ingkang sarat nilai-nilai materialisme, rasionalisme, hedonisme lan sanesipun. Kahanan keluargo ingkang sakinah lan (penuh diwarnai kehidupan Islami) ageng pengaruhipun tumrap kesahenan lare-lare.

Kaping kalehipun, nanemaken pentingipun ngelmu pengetahuan. Wonten ing gencaripun siaran TV swasta saget ndadosaken lare-lare males anggenipun mrantasi punopo ingkang dados kewajibanipun pelajar. Luwih-luwih anggenipun badhe ngembangaken ngilmu pengetahuan ingkang sak linuwih.
Awit saking puniko, nanemaken ngelmu pengetahuan kagem gesang wonten ing zaman puniko kedah dipun wiwiti awit alitipun, kanthi salah satunggaling coro mbudayaaken ndamel perpustakaan pribadi wonten ing dalemipun piyambak – piyambak sehinggo kanthi puniko sageto numbuhaken kanthi subur budaya maos kanthi tekun ngelmu-ngelmu pengetahuan tumerap putro wayah.

Kapeng tigo, nanemaken kedisiplinan. Sae meniko disiplin tumrap wekdal soho perilaku leres dipun tanemaken kagem putro wayah puniko. Disiplin tumrap nggunaaken wekdal wonten ing babagan ingkang migunani inggih puniko estu penting kagem sangu gesangipun. Kalungguhan tiyang sepuh ing mriki inggih puniko supados ngawasi kegiatan putronipun. Kedah wonten pembagiyan wekdal ingkang nyoto, kapan lare puniko sinau, kapan lare puniko dolan lan kapan wekdal sumening.
Awit saking naati lan ndereki jadwal puniko sehinggo saget kasil ingkang dados panjongko inggih puniko manungso ingkang migunani, inggih puniko manungso ingkang saget ngatur wekdal kagem kesahenan.

Kapeng sekawan, nanemaken kemandirian wiwit alit. Gesang wonten ing zaman globalisasi lan informasi ingkang kathah tantangan lan saingan puniko dipun betahaken kados keahlian, keterampilan khusus. Awit saking puniko lare-lare kedah dipun latih supados anggenipun terjun wonten ing madyaning masyarakat saged angadepi kanthi kekiatanipun piyambak.

Bapak-ibu ingkang pantes sinuba ing sagunging pakurmatan
Puniko wou mawarni-warni perkawis ingkang kedah pun lampahi anggenipun ndidik lare-lare wonten ing zaman globalisasi. Sejatosipun pendidikan tumrap lare-lare puniko katujuaken supados lare puniko anggadahi raos penggalih lan sageto nindaaken nilai-nilai agami kanthisaestu.
Sanesipun puniko lare-lare kedhah nguasani ngelmu pengetahuan kanthi saksaenipun, sehinggo lare-lare puniko sageto dados lokomotif ingkang nggeraaken donyo puniko dumugi gesang ingkang kaparing ridlo Allah SWT, sanes dados gerbong-gerbong ingkang katarik lokomotif ingkang pinuju jurang kesengsaraan donyo akhirat.

Mekaten ingkang saget kawulo aturaken, mbok bilih wonten galap gangsulipun atur lan kiranging subosito, kawulo nyewun agunging samudro pangeksami.

Wabillahi taufik wal hidayah wa ridho wal inayah

Wassalamu’alaikum Wr. Wb


Read More......

4/09/2009

Belajar Menggambar

Kalau menbaca judulnya “Balajar Menggambar” mengingatkan aQ pada masa kecil sewaktu masih sekolah dasar (waktu itu di sekolahQu belum ada TK), kelas 1 SD.
Yang namanya belajar, asalkan ada niat pasti rasanya senang (wong kepengen bisa). Sama dengan aQ sekarang, walaupun umur udah ga muda lagi tapi keinginan belajar masih ada. Kemarin sempat liat sepupu yang sekolah di SMK, dia dengan lincah dan asyiknya di depan komputer klik ini klik itu (mata sambil melototin monitor). Setelah aQ perhatikan, ternyata dia membuat gambar sebuah rumah mulai dari Denah, Rencana Pondasi, Tampak Depan, Tampak Samping, Detail Pondasi dll.
Dalam hati Qu berpikir, “Kalau dia Bisa kenapa aQ ga bisa” wong aQ dulunya juga lulusan SMK (SMK aja dibanggain).
Ya udah dech, tanpa rasa ragu dan rasa malu lagi aQ mulai tanya – tanya ma dia, tentang segala sesuatu yang menyangkut persoalan gambar – menggambar.
Setalah beberapa hari (mungkin nyampe mingguan) akhirnya sedikit banyak aQ mulai bisa.

Ini sebagian dari hasil belajar menggambar kemarin.





Read More......
Template by : kendhin x-template.blogspot.com